PUSAT PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK KAB. JEMBER

Thursday, November 09, 2006

SEKILAS PROFIL PUSAT PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK (P3A) KABUPATEN JEMBER

SEKILAS PROFIL
Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak
(P3A) Kabupaten Jember


I. Latar Belakang
Jember merupakan salah satu wilayah di Jawa Timur yang saat ini sedang melaksanakan percepatan pembangunan dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sebagai dampak pemberlakuan otonomi daerah sesuai dengan Undang-undang nomor 22 tahun 1999 pembangunan sedah seharusnya diarahkan pada keseimbangan bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan laju peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Namun demikian sebagai akibat krisis multidimensional yang berkepanjangan mengakibatkan kekuasaan ekonomi masyarakat, keterbatasan lapangan kerja, banyaknya pengangguran yang pada akhirnya banyak terjadi kejahatan, perlakuan diskriminasi dan sebagainya. Hal ini terjadi hamper di seluruh wilayah Indonesia termasuk di wilayah Kabupaten Jember.
Dikabupaten Jember kasus perkosaan yang terjadi antara 25 November 2002 sampai dengan 25 November 2003 berjumlah 3,01 % dari 299 kasus perkosaan yang terjadi di jawa Timur, sedang kasus pelecehan seksual yang terjadi di Kabupaten Jember berjumlah 3 kasus atau 10 % dari 30 kasus yang terjadi di 11 wilayah di Jawa Timur ( Sumber Data: Data Kekerasan Terhadap Perempua Berdasarkan Pemberitaan Surat Kabar November 2002- November 2003, Divisi Pendampingan Korban kekerasan terhadap perempuan Samitra Abhaya-KPPD ). Angka yang muncul hanyalah merupakan puncak dari sebuah gunung es yang ada dibawah permukaan air jumlahnya berkali lipat lebih besar dari itu. Budaya melaporkan kekerasan dan penelantaran, terutama yang berada didaerah rumah tangga, pada umumnya merupakan hal yang tabu. Namun demikian sebagian besar korban belum dapat tergarap sampai tuntas, akibat lainnya adalah sulitnya masyarakat mengakses pusat pelayanan yang ada, utamanya yang berada dipedesaan.

Untuk itulah kurang lebih 3 Tahun belakangan ini masyarakat, LSM, ormas berbasis perempuan berupaya terus menerus melakukan koordinasi dalam berbagai bentuk kegiatan untuk bersama-sama menyatukan visi, misi, tujuan dan komitmen dalam rangka memberikan pelayanan dan penanggulangan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak. Disamping itu juga bersama-sama mendorong kepedulian pemerintah Kabupaten Jember untuk melaksanakan kewajibanya sebagai institusi pemerintah dalam menangani korban kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Kegiatan yang pernah dilakukan oleh masyarakat, LSM, ormas basis perempuan serta pemkab selama ini adalah:
1. Penelitian dan pelatihan yang berhubungan dengan peningkatan sumberdaya wanita.
2. Sosialisasi peraturan perundangan perlindungan terhadap perempuan
3. Layanan terhadap korban kekerasan terhadap perempuan
Bertitik tolak dari uraian tersebut diatas, Pemerintah Kabupaten Jember menyambut dengan baik upaya yang dilakukan serta memberikan fasilitas dalam pembentukan Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak (P3A) dengan ditetapkannya SK Bupati Jember No.40 tahun 2004, sehingga layanan yang diberikan kepada korban lebih cepat, gratis, dan aman. Pembentukan P3A ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Jember mewujudkan visi pembangunan yang berkeadilan dan berkesetaraan gender.

II.Tentang P3A Kabupaten Jember
a. Kelembagaan P3A Kabupaten Jember
Pusat perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Jember merupakan institusi atau lembaga fungsional yang memberikan layanan informasi, rujukan, konsultasi, peningkatan ketrampilan serta kegiatan-kegiatan lain dalam rangka peningkatan kualitas SDM perempuan dan anak khususnya terhadap korban kekerasan. Lembaga ini dibentuk atas prakarsa sejumlah anggota masyarakat, LSM, Ormas berbasis Perempuan dengan pemerintah Kabupaten Jember.

b. Visi
Mewujudkan Perlindungan terhadap Perempuan dan Anak atas prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia, kesetaraan dan keadilan gender.

c. Misi
Dalam rangka mewujudkan visi tersebut P3A Kabupaten Jember mempunyai misi sebagai berikut:
1. Melakukan peningkatan pemahaman, kesadaran serta perlindungan terhadap perempuan dan anak akan hak asasi sebagai manusia.
2. Penguatan terhadap perempuan dan anak korban kekerasan dengan memberikan layanan terpadu dan kesederhanaan prosedur.
3. Menyediakan informasi yang diperlukan dalam upaya perempuan dan anak.
4. Mewujudkan pemberdayaan dan kemandirian perempuan dan anak korban kekerasan.
Sekretariat P3A
Nama Lembaga : Pusat Perlindungan Perempuan Dan Anak
Alamat : Jl Sumatra 76 Jember
No Telp/Fax : 0331 330036
e-mail : p3a_jbr@yahoo.com
Hot line : 0331 7731460






d. Tujuan
1. Mewujudkan Peningkatan pemahaman, kesadaran dan pemberdayaan perempuan dan anak berdasarkan prinsip-prinsip hak asasi manusia.
2. Melindungi perempuan dan anak korban kekerasan.
3. Melaksanakan kewajiban dan tanggung jawab masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Jember dalam upaya pemenuhan terhadap hak-hak perempuan adan anak korban kekerasan.
4. Melaksanakan upaya-upaya pemulihan korban kekerasan baik fisik, psikis dan ekonomi, sehingga terbentuk kemandiriannya sebagai individu anggota masyarakat.

e. Sasaran
1. Sektor pengelola program pemberdayaan perempuan dan anak baik pemerintah, LSM, institusi swasta, profesional dll.
2. Petugas pelayanan pemberdayaan perempuan dan anak
3. Ormas berbasis perempuan
4. Tokoh Agama
5. Tokoh Masyarakat
6. Tokoh Politik
7. Tenaga Profesional Medis ( dokter,bidan, perawat dll)
8. Tenaga Profesional lain ( Psikolog, Lawyer dll)

f. Strategi Operasional, Divisi dan tata laksana organisasai
1. Strategi Operasional
Untuk melaksanakan dan mencapai tujuan maka ditetapkan strategi operasional sebagai berikut:
a. Upaya sosialisasi yang dimaksudkan untuk mengiformasikan keberadaan P3A kepada masyarakat melalui kegiatan pengenalan lembaga, memberikan informasi tentang kegiatan lembaga terus menerus dan berkelanjutan sehingga mampu membangun dan meningkatkan pemahaman, kesadaran, pembentukan sikap dan perilaku masyarakat tentang perempuan dan anak.
b. Membangun kerjasama atas dasar kemitraan dengan lembaga non pemerintah, pemerintah dan anggota masyarakat.
c. Upaya peningkatan terus menerus dalam memberikan layanan terpadu kepada perempuan dan anak korban kekerasan.

2. Divisi
a. Divisi Jaringan dan Informasi
· Mengadakan sosialisasi kepada masyarakat dengan maksud untuk mewujudkan peningkatan pengetahuan, kesadaran dan pemberdayaan perempuan dan anak berdasarkan prinsip-prinsip HAM;
· Mengadakan sosialisasi terhadap birokrat, lembaga legislatif daerah tentang kebijaksanaan yang berprespektif dan berkeadilan gender, sehingga mampu mempengaruhi pembentukan kebijakan publik yang berprespektif gender;
· Membangun jaringan kerja atas dasar kemitraan dengan instansi atau lembaga non pemerintah (LSM) dan lembaga pemerintah terkait dengan maksud untuk memberikan penguatan kelembagaan serta mensinergikan pola layanan terhadap perempuan dan anak korban kekerasan;
· Bekerja sama dengan divisi kajian dan pelatihan mengembangkan media informasi dan pesan tentang perlindungan dan pemberdayaan perempuan dan anak;
· Secara aktif melakukan pencarian data dan informasi yang berkaitan dengan program kegiatan P3A.

b. Divisi Kajian dan Pelatihan
· Mengadakan pelatihan bagi konselor/relawan dan personal P3A dalam upaya untuk meningkatkan kualitas SDM, sehingga diharapkan mampu memberikan layanan profesional bagi perempuan dan anak korban kekerasan serta anggota masyarakat yang membutuhkan informasi;
· Merencanakan dan melaksanakan riset atau penelitian untuk memperkuat data dan informasi untuk kepentingan P3A dalam upaya peningkatan pelayanan kepada korban kekerasan;
· Mengadakan kajian-kajian terhadap berbagai hal yang berkaitan dengan terwujudnya visi, misi dan tujuan P3A.

c. Divisi Layanan Dan Pendampingan
· Memberikan layanan dan pendampingan bagi perempuan dan anak korban kekerasan dengan mengedepankan pola profesionalisme, tuntas, bertanggung jawab, sederhana dan cuma-cuma;
· membina dan mengembangkan sistem pelayanan dan konsultasi yang meliputi pemberian informasi, konsultasi, penanganan kasus dan rehabilitasi;
· Bertanggung jawab dalam pengelolaan dan pemberian pelayanan melalui shelter dan hotline;
· Bekerja sama dengan divisi kajian dan pelatihan mengadakan rekruitment relawan dan mengadakan pelatihan layanan dan pendampingan korban kekerasan.

3. Tata laksana Organisasi.
Tata laksana organisasi P3A kabupaten Jember disusun dengan stuktur sebagai berikut:
Pembina :Bupati Jember
Ketua Umum :Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jember
Koordinator :
1. Kepala Bappekab
2. Kepala Badan Kependudukan KB dan Catatan Sipil
3. Kepala dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi
4. Kepala bagian kesra

Sekretaris :Kasubag Pemberdayaan Perempuan
Ketua pelaksana harian :Hj.Ninik Rahayu,SH.MS

  • Divisi Kajian dan Pelatihan :
    Unsur Fre
    Unsur PPWP Universitas Jember
    Unsur Yayasan Putra Bangsa
    Unsur dari Litbang
    Unsur Pemberdayaan perempuan.
  • Divisi layanan & Pendampingan :
    Unsur dari fatayat NU
    Unsur dari PSW Unmuh
    Unsur Ikatan Dokter Indonesia
    Unsur Ikatan Bidan Indonesia
    Unsur Yasikum
    Unsur Ikadin

  • Divisi jaringan & Informasi :
    Unsur PKK Kabupaten Jember
    Unsur dari Fre
    Unsur Infokom
    Unsur Aisyiyah
    Unsur dari salik
    Unsur GOW